This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 30 July 2012

Hari ini Penerjunan PPL Unnes

Akhirnya tanggal yang dinanti-nanti pun tiba. Yupz, penerjunan Praktik Pengalaman Lapangan bagi mahasiswa prodi kependidikan Universitas Negeri Semarang. Kurang lebih pukul 07.00 upacara dimulai di depan lapangan rektorat Unnes. 
Menggarisbawahi pesan dari Bapak Masrukhi (PR III Unnes), "nanti di lokasi PPL khususnya yang perempuan jangan manja, kemaki, kemayu, cari perhatian, atau hal-hal lain yang dapat memberikan citra negatif bagi Universitas Negeri Semarang"
Pesan tersebutlah yang nantinya harus dipegang mahasiswa selama bertugas di lokasi masing-masing.
Mengingat-ingat kembali beberapa pesan yang disampaikan oleh Ketua Jurusan PGSD (Ibu Hartati), menjaga sikap di lokasi PPL adalah suatu kewajiban. Bahkan di lokasi PPL ini lah keterampilan kita sebagai calon guru dipraktikkan. 

Tuesday, 24 July 2012

Ayo Hargai Tulisan Orang Lain .... (Opini)

Salah satu hal yang paling dibenci penulis adalah ketika tulisannya diplagiat oleh orang lain. Artikel ini ditulis ketika mengetahui artikel seorang sahabat di dalam blognya di copy paste oleh pemilik blog lain tanpa mencantumkan sumber/referensi yang jelas bahwa tulisan tersebut adalah karya sahabat saya.
Menulis adalah hal yang sangat menyenangkan. Apalagi ketika menulis sudah dianggap sebagai kebutuhan. Seseorang yang telah terbiasa menulis akan merasa ada yang kurang dari dirinya jika dalam waktu yang cukup lama tidak menerjemahkan gagasan-gagasannya di dalam sebuah tulisan. 
Salah satu tempat penyaluran tulisan lepas adalah melalui blog. Sama seperti yang saya lakukan ini. Blogger memberi kesempatan bagi setiap penggunanya untuk memposting tulisan-tulisan secara bebas dan gratis. Namun sayangnya, penyalahgunaan hak cipta sering kali dilakukan. Kegiatan copy paste tanpa izin seakan menjadi hal yang halal dan biasa untuk dilakukan. Bahkan, tidak jarang mengalihkan hak kepemilikan. Padahal jika kita pikir-pikir. Seorang penulis yang mencantumkan sumber referensi di dalam tulisannya itu bukanlah seseorang yang bodoh atau tidak kreatif. Justru seseorang yang mencantumkan sumber referensi menunjukkan bahwa dia adalah penulis sejati yang menghargai tulisan dari penulis lain. Maka dari itu, yuk hargai tulisan orang lain atau suatu saat engkau juga akan merasakan betapa sakitnya hati jika tulisanmu di plagiat oleh orang lain.

Friday, 20 July 2012

Kartu Wasis (PI FIP Unnes 2012)

Budaya adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari masyarakat. Bahkan budaya merupakan hasil cipta, karsa dan karya manusia. Budaya ada karena manusia memiliki kemampuan untuk menciptakan hal-hal baru yang mampu tidak hanya sebagai hiburan namun juga sebagai wadah beraspirasi.
Salah satu budaya yang berkembang di Jawa Tengah adalah wayang. Cerita yang ditampilkan dalam wayang biasanya mengambil dari kisah Mahabharata mapun Ramayana. Banyak pihak yang mengumpakan wayang sebagai miniatur dari manusia sedangkan dhalang adalah Tuhannya. Perbedaan karakter yang ada dalam diri tokoh wayang sama halnya dengan perbedaan karakter manusia di dunia ini. Ada yang protagonis, ada pula yang antoginis. Semua itu mencerminkan bahwa di dunia ini tidak ada yang sama.
Program tahunan Penelitian Institusional Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang tahun 2012 memberi kesempatan kepada kami untuk mengangkat wayang sebagai salah satu media pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar. Dian Marta Wijayanti (PGSD/2009), Putri Utami (PGSD/2010) dan Nopi Susanti (2010) dengan ini mengambil judul "Penggunaan Kartu Wasis (Wayang Siswa) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa di Sekolah Dasar". Bersama kartu wasis kami mencoba untuk meneliti pengembangan media pembelajaran Bahasa Jawa yang sesuai untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar. Kondisi siswa Sekolah Dasar saat ini yang banyak merasa kesulitan untuk berbicara Bahasa Jawa yang santun membutuhkan bantuan sebagai kerangka agar mereka dimudahkan dalam menyusun kalimat. Pada kartu wasis ini, kami telah menuliskan nama, gambar, serta karakter masing-masing tokoh wayang yang dapat dikembangkan sebagai kata kunci dalam bercerita dengan menggunakan Bahasa Jawa. Jadi, kartu wasis ini menyimpan dua point penting. Point yang pertama adalah siswa akan mengenal tokoh-tokoh kearifan lokal dalam bentuk kartu wayang serta mereka dapat terbantu dalam meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Jawa. Juni sampai dengan November 2012 menjadi waktu bagi kami untuk melakukan penelitian pengembangan ini. Berikut ini adalah salah satu contoh design Kartu Wasis:
Semoga menginspirasi. Mari mendidik dengan kearifan lokal. 
Kritik dan saran yang membangun senantiasa kami nantikan.










Yudisium Semester 6

Yudisium merupakan hari yang sangat dinanti-nantikan mahasiswa(yang niat kuliah). 20 Juli 2012 pukul 00.01 menjadi detik yang spesial bagi mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Pada hari tersebut mereka akan berlomba-lomba login akun www.akademik.unnes.ac.id. Setelah berhasil login, kursor pun segera di arahkan ke menu mahasiswa sehingga link "Lihat Hasil Studi" pun muncul.
Dag dig dug tidak karuan akan memenuhi hati mahasiswa yang sudah penasaran ingin segera tau hasil studi di semester genap ini. Tapi tidak semudah itu. Sebelum dapat melihat hasil studi, mahasiswa diwajibkan mengisi penilaian untuk dosen pengampu. Sedikit demi sedikit kolom nilai mulai terlihat. Pada saat itulah ekspresi setiap mahasiswa berubah dengan seketika. Ada yang tertawa girang, ada yang cukup tersenyum simpul, ada juga yang langsung memejamkan mata karena kecewa. Bahkan tidak jarang kata-kata negatif mencela pihak-pihak tertentu keluar karena tidak puas dengan nilai yang diberikan.
Alhamdulillah, semester enam ini "sesuatu"

Wednesday, 27 June 2012

Jika terbatas, Bagaimana? (dilema pembelajaran berbasis komputer)

Komputer sudah tidak barang yang asing lagi bagi sebagian orang meskipun masih ada beberapa yang menganggap komputer sebagai barang mewah. Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran pun sudah bukan menjadi hal baru. Sudah banyak sekolah yang menggunakan komputer sebagai alat bantu maupun media untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hingga sampai sekarang sering kita kenal sebagai "pembelajaran berbasis komputer". Dengan berbagai aplikasi yang dimiliki oleh komputer, guru dapat berinovasi untuk mendesain pembelajaran dengan lebih menyenangkan. Namun pada kenyataannya benarkah pembelajaran dengan menggunakan komputer efektif bagi perkembangan siswa secara kognitif, afektif dan psikomotorik atau malah hanya sebatas untuk menarik perhatian siswa saja?
Coba kita tengok satu persatu.
a. Jika pembelajaran menggunakan slide presentasi
Penggunaan slide presentasi dalam pembelajaran tentunya akan menarik perhatian siswa. Apalagi jika slide yang dipergunakan dapat bergerak aktif dengan kecanggihannya. Siswa akan fokus ke arah slide yang ditampilkan oleh guru. Namun tanpa disadari sebenarnya jika slide tidak dibarengi dengan motorik siswa, hal ini menunjukkan bahwa siswa akan pasif karena hanya mempergunakan motoriknya untuk melihat tayangan slide saja. Apabila slide juga tidak diimbangi dengan model pembelajaran inovatif, hal itu juga dapat mempengaruhi tingkat emosional siswa seperti kurangnya kerjasama terhadap teman, individualis dan kurang mandiri.
b. Jika pembelajaran memanfaatkan fasilitas internet
Kemajuan perkembangan teknologi secara tidak langsung memaksa pembelajaran untuk mulai mengenal dan menggunakan internet. Namun sayangnya, jangankan untuk menggunakan internet. Masih banyak sekolah di perbatasan yang belum mengenal komputer. Komputer masih menjadi barang mewah baik bagi siswa maupun gurunya. Tidak jarang pula yang masih takut menggunakan komputer. Banyak guru yang belum mencoba belajar komputer karena  takut rusak maupun alasan lainnya. Sebelum membicarakan ketercapaian tujuan, masih banyak yang perlu di bahas tentang penggunaan komputer dalam pembelajaran.

Wednesday, 6 June 2012

Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi Unnes 2012

23 Mei 2012 menjadi hari yang istimewa bagi 16 mahasiswa dari delapan fakultas yang ada di Universitas Negeri Semarang. Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2012 Universitas Negeri Semarang dengan tema "Bersama Unnes Konservasi Mewujudkan Mahasiswa Indonesia Cerdas dan Berkarakter" menjadi puncak kegiatan pemilihan Mahasiswa Berprestasi(Mapres) yang telah dimulai sejak April baik dari tingkat jurusan, fakultas, maupun universitas. Nama-nama mahasiswa tersebut adalah dari FIP Dian Marta Wijayanti (PGSD), Muhamad Taufik Hidayat (PGSD); FBS Diana Purwaningrum, Jamat Jamil (Pendidikan Bahasa Inggris); FIS Nur Isnaini (Geografi), Arif Kkristiyono (Hkn); FMIPA Achmad Fauzan (Matematika), Dewangga Oky Bagus A (Kimia); FT Fajar Romadon (Pendidikan Teknik Mesin), Diyah Mustika Purwita (TJP); FIK Arief Abdul Malik (PJKR), Nur Isna Mayangsari (IKM); FE Saringatun Mudrikah dan Via Amalia (Pendidikan Ekonomi); dan dari FH Aura Patria Dilaga dan Abdul Kholiq jurusan Ilmu Hukum.
Perasaan finalis menjadi tidak karuan ketika Bapak Tommy Yuniawan mulai membuka stopmap yang berisi hasil penilaian tim juri Pemilihan Mapres. Pengumuman dimulai dengan memanggil enam nilai tertinggi. Baru kemudian dimulai dari juara harapan III sampai juara I Bapak Tommy membacakan kejuaraan Mahasiswa Berprestasi Unnes 2012.
Penetapan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Negeri Semarang
Juara 1 Diana Purwaningrum (FBS/ Pendidikan Bahasa Inggris)
Juara 2 Dewangga Oky Bagus A. (FMIPA/ Kimia)
Juara 3 Jamat Jamil (FBS/ Pendidikan Bahasa Asing)
Juara Harapan 1 Achmad Fauzan (FMIPA/ Pendidikan Matematika)
Juara Harapan 2 Arif Kristiyono (FIS/ Hukum dan Kewarganegaraan)
Juara Harapan 3 Dian Marta Wijayanti (FIP/ Pendidikan Guru Sekolah Dasar)

(Alhamdulillah ^_^)

Monday, 7 May 2012

NGURI-NGURI PERPUSTAKAAN PATABA


Soesilo Toer. Namanya tidak asing lagi untuk didengar. Kata Toer yang melekat di akhir nama Soesilo merupakan tanda bahwa beliau adalah putra dari Mastoer. Kepala Institut  Budi Oetomo (IBO) Blora pada masanya. Soesilo Toer adalah adik dari penulis kondang asal Blora, Pramoedya Ananta Toer. Dalam usianya yang mencapai 71 tahun, parasnya masih terlihat segar. Senyumnya sangat menawan. Penampilannya yang rapi menandakan bahwa beliau adalah sosok yang penuh wibawa. Rambutnya memang sudah memutih. Tapi semua itu tidak mengurungkan niat beliau untuk mengangkat nama perpustakaan PATABA. 

PATABA merupakan akronim dari Pramoedya Ananta Toer Anak Blora. Perpustakaan ini didirikan oleh tiga bersaudara, Pak Pram, Pak Soes, dan Pak Koesalah. Namun karena Pak Pram lebih dahulu menghadap ke Sang Pencipta, maka tinggal Pak Soes dan Pak Koesalahlah yang meneruskan. Awalnya, perpustakaan PATABA hanya dimaksudkan sebagai perpustakaan desa di Jetis, Blora. Namun karena adanya nama Pram yang melekat. Masyarakat dari luar kota pun berbondong-bondong mencari perpustakaan yang terletak di Jalan Sumbawa No 40, Jetis Blora. Sebagian besar dari mereka penasaran dengan perpustakaan yang disebut-sebut sebagai perpustakaan unik. Namun mengandung nilai pengetahuan yang sangat bermakna.
Pak Soes, nama panggilan akrab dari Soesilo Toer menjadikan PATABA sebagai perpustakaan yang menampung karya-karya dari Pramoedya Ananta Toer, Koesalah Toer dan karya-karya penulis lainnya. Banyak koleksi buku di perpustakaan PATABA. Jika kita berkunjung di perpustakaan PATABA. Buku yang akan kita temukan tidak hanya berbahasa Indonesia. Namun kita juga akan menemukan buku-buku berbahasa Inggris, Jerman, Rusia, Belanda dan buku asing lainnya. Hal ini mengingat Pak Soes pernah menghabiskan pendidikannya di luar negeri. Soesilo Toer menyelesaikan pendidikan di Institut Plekhanov pada tahun 1971 dengan gelar DR.PhD.
Perpustakaan PATABA yang terletak di ujung Jalan Sumbawa No 40 Blora mencerminkan nilai kesederhanaan yang cukup tinggi. Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa rumah di ujung jalan itu adalah sebuah bangunan perpustakaan bersejarah. Bahkan beberapa anak kecil mengira rumah itu adalah rumah hantu. Hal ini dikarenakan bangunan seluas 300 meter di atas tanah seluas 3.315 meter lebih sering terlihat sepi seperti tidak berpenghuni. Maklum saja, yang tinggal di rumah tersebut hanya Pak Soes dan istri.
Bangunan ini memang sengaja dibuat seperti rumah biasa. Namun di dalamnya akan ditemukan manajerial perpustakaan yang lain dari biasa. Berbagai keunikan akan ditemukan di perpustakaan PATABA. Pertama, pengunjung akan dibebaskan memilih buku yang disukai tanpa adanya katalog. Kedua, perpustakaan PATABA sebagai saksi hidup Pram dulu dianggap memiliki kesakrakalan tersendiri. Oleh Pak Soes, pengunjung dari luar kota diberi kesempatan untuk menginap di rumah tersebut. Hal ini dimaksudkan agar para pengunjung yang jauh-jauh datang di perpustakaan PATABA bisa mendapatkan pencerahan atas ide-ide baru. Ketiga, para pengunjung juga akan mendapat makanan dan minuman gratis. Pak Soes telah menyiapkan air minum di perpustakaan. Jika sewaktu-waktu pengunjung haus, mereka dapat langsung mengambilnya. Pak Soes juga tidak segan-segan mengajak pengunjung untuk makan bersama keluarga ketika waktu makan tiba.
Dalam rangka HUT ke 133 Klenteng Hok Tik Bio Blora. Tempat ibadah ini menyelenggarakan kirab 52 dewa dari 41 kota mengelilingi kota Blora pada tanggal 17 Oktober 2010 kemarin. Suasana tampak begitu ramai di sepanjang Jalan Pemuda. Banyak stand-stand bergaya China yang berjejer di sepanjang jalan menuju klenteng. Tidak ketinggalan perpustakaan PATABA. Bapak Soesilo Toer juga ikut berkontribusi dalam kegiatan besar ini. Bersama karya-karyanya, Pak Soes membuka stand yang letaknya tepat di depan pintu masuk klenteng Hok Tik Bio. Beberapa buku telah Pak Soes tulis dan siapkan di standnya. Beberapa buku yang ditulis antara lain Pram Dalam Sastra&Fakta, Di Antara Pena, Perempuan dan Keberanian, Legenda gunung Kemukus, Putri Sendang Wungu, Pram dan Seks, serta Pram dan Seks 2
Niat Pak Soes untuk nguri-nguri (melestarikan) perpustakaan PATABA sangat besar. Beliau ingin mempertahankan perpustakaan yang telah dibangun bersama saudara-saudaranya. Apalagi mengingat nama Pram yang sangat besar, tentunya banyak orang yang bersimpati untuk mengangkat nama besar perpustakaan PATABA. Buktinya pengunjung yang datang di perpustakaan PATABA tidak hanya dari kota Blora. Melainkan ada juga dari Malang, Semarang, Jogja, Bandung, Palembang, Pati, dan Kalimantan. Buku yang di koleksi oleh perpustakaan ini pun sudah mencapai 3000 lebih buku. Ketika ditanya dalam acara ulang tahuan klenteng Hok Tik Bio, Pak Soes sempat mengatakan “Saya ingin mencari seseorang yang bisa mengelola perpustakaan ini. Namun saya belum menemukan orang yang tepat”.
Pramoedya Ananta Toer telah banyak mengenalkan Blora melalui karya-karyanya. Namun belum ada prasasti dalam bentuk apapun untuk mengenang  jasa tokoh yang dihormati dunia internasional tersebut. Harapan besar Pak Soes terhadap khususnya anak muda Blora sangat besar. Namun beliau juga tidak menutup tangan jika ada pemuda dari luar kota Blora yang mau ikut berkontribusi memajukan perpustakaan PATABA. Perpustakaan PATABA terbuka bagi siapapun. Pak Soes menunggu kedatangan lahirnya Pram Pram selanjutnya.



Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More