This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, 24 November 2011

KAJIAN AWAL, KARAKTERISTIK KARYA TULIS ILMIAH

Salam semangat kawan-kawan semua.
Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang "menulis karya ilmiah". Hal ini dilatarbelakangi oleh sering kalinya karya ilmiah menjadi momok yang besar bagi pelajar maupun mahasiswa. Beberapa hal menjadi faktor mengapa karya ilmiah menjadi beban yang terlihat horor:
1. Hal yang baru
    Menulis karya ilmiah memang bukan lagi menjadi sesuatu yang baru. Namun karya ilmiah akan menjadi hal
    baru jika seseorang belum pernah mencobanya. Maka dari itu pembiasaan menulis sejak dini sangat
    diperlukan.
2. Terlalu banyak aturan
    Menulis karya ilmiah memang berbeda jika dibandingkan dengan karya fiksi. Karya ilmiah harus mengikuti
    kaidah-kaidah yang harus diikuti dalam penulisannya. Bahkan tidak hanya penulisan, proses terbentuknya
    tulisan ilmiah pun harus sesuai pada kaidah metode ilmiah yang berlaku.
3. dsb.

Sebenarnya apa sih karya ilmiah itu?
Menurut Brotowijoyo, karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Karakteristik karya ilmiah:
1. Mengacu pada teori
    Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir/ kerangka pemikiran/
    acuan dalam pembahasan masalah.
2. Berdasarkan fakta
    Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adanya, sebenarnya dan konkret.
3. Logis
    Artinya setiap keterangan dalam kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri, diselidiki dan diusut alasan
    -alasannya, rasional dan dapat diterima akal.
4. Objektif
    Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjektif, senantiasa
    faktual dan apa adanya serta tidak diintervensi oleh kepentingan baik pribadi maupun golongan.
5. Sistematis
    Baik penulisan/ penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin, teratur,
    kronologis, sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku, terurut, dan tertib.
6. Sahih/ Valid
    Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar-benar menurut aturan ilmiah yang
    berlaku.
7. Jelas
    Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya, gamblang dan sejelas
    jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keragu-raguan dalam benak pembaca.
8. Bahasanya Baku
    Bahasa dalam kerangka ilmiah harus baku, artinya harus sesuai dengan bahasa yang dijadikan tolak ukur/ standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa.

Referensi: http://www.slideshare.net/khairurrijal666/kir-karya-ilmiah-remaja/download

Friday, 11 November 2011

WARKOP DKI kan SELALU BERPRESTASI

Awalnya mungkin terdengar lucu dan menggelikan, tapi inilah dia. Dengan bangga saya memperkenalkan WARKOP DKI sebagai salah satu rumah baru dalam hidup saya selain kampus dan kos. Nama lengkapnya adalah Warung Komunikasi Penulis dan Diskusi Karya Ilmiah PGSD FIP UNNES. Berdiri tanggal 28 April tahun 2011, warung ini bertujuan memberikan rumah bagi teman-teman yang memiliki minat dalam bidang penulisan karya ilmiah untuk bersatu membentuk wadah yang solid demi jurusan PGSD tercinta.
Pembukaan WARKOP DKI pada waktu itu dihadiri oleh Ketua Jurusan PGSD (Bapak A.Zainal Abidin), Dosen Pendamping Kemahasiswaan (Bapak Sukardi), beserta Dosen Pembimbing Karya Ilmiah (Bapak Arif Widagdo). Kegiatan ini berlangsung semi formal. Karpet hijau dengan suasana terbuka menjadi saksi berdirinya WARKOP DKI di hari itu.
Dengan motto yang disepakati "WARKOP DKI-SELALU BERPRESTASI" yang pada saat ini dikelola oleh RR dan DMW telah berusaha sebagaimana mungkin untuk bisa meningkatkan kualitas karya ilmiah di jurusan ini.
WARKOP DKI tidak hanya dilakukan di dalam ruangan. Namun sesekali kegiatan outdoor dilakukan untuk menyegarkan pikiran teman-teman WARKOP.

Thursday, 10 November 2011

KHARISMA RIZKI PRADANA, Anak Autis Menjadi Pembicara di Seminar Nasional

Subhanallah,
Lagi-lagi Allah memperlihatkan kekuatanNya kepada hamba-hambaNya yang lemah ini. Sabtu, 28 Oktober 2011 tepatnya di Balai Kota Semarang telah berlangsung Seminar Nasional Pendidikan dan Motivasi dengan pembicara Bapak Drs.Ciptono(guru luar biasa) dan Bapak Bambang S.P(penggerak Gen I Be (Generasi Indonesia Berkarakter)). Namun satu dari dua pembicara yang luar biasa ini (Bapak Ciptono) ternyata berhalangan hadir karena harus menjalankan tugas di negara tetangga. Terlihat wajah kekecewaan dari beberapa raut wajah peserta karena mereka kehilangan kesempatan luar biasa untuk bisa bertemu dengan guru luar biasa kebanggaan Jawa Tengah yang telah berhasil membangun Sekolah Luar Biasa dari Garasi hingga raih 9 rekor MURI. Kekecewaan itu tidak berlangsung lama setelah pembawa acara mengumumkan bahwa materi Pak Ciptono tentang "Menjadi Guru Luar Biasa" akan diwakili oleh siswa kebanggaannya Kharisma Rizki Pradana. Perlu diketahui bahwa Kharisma yang lahir di Semarang, 4 Februari 1999 merupakan salah satu siswa autis di sekolah yang sekarang dipimpin oleh Bapak Ciptono.
Dengan pembawaannya yang apa adanya, Kharisma menyampaikan isi slide demi slide yang ditayangkan oleh operator. Tidak jarang Kharisma menyebut Pak Ciptono sebagai guru yang hebat dan mengerti siswanya. Menurut Kharisma guru yang hebat salah satu cirinya adalah humoris. Anak-anak mudah takut kepada guru dan tidak mau belajar dengan guru yang killer. Meskipun tidak semua orang mempunyai sifat sifat humoris, sifat ini dituntut untuk dimiliki seorang pengajar. Karena pada umumnya, anak-anak suka sekali dengan proses belajar yang menyenangkan termasuk dibumbui dengan humor. Secara tidak langsung hal tersebut dapat membantu mengaktifkan kinerja otak kanan mereka.

Tuesday, 1 November 2011

Belajar Menulis Esai

Sering kali kita mendengar kata "Esai". Entah itu dari buku, surat kabar, maupun berbagai pamflet yang menyampaikan akan diadakannya lomba esai. Namun sebenarnya apa sih esai itu?
 Sumber Gambar: http://azharblogger.wordpress.com/2011/06/01/langkah-langkah-untuk-menulis-esai/


Menurut H.B. Jassin (sang Paus Sastra), esai adalah uraian yang membicarakan bermacam ragam, tidak tersusun secara teratur tetapi seperti dipetik dari bermacam jalan pikiran. Dalam esaik terlihat keinginan, sikap terhadap soal yang dibicarakan, kadang-kadang terhadap kehidupan seluruhnya. Sementara menurut Arief Budiman menarik esai sebagai karangan yang sedang panjangnya yang membahas persoalan secara mudah dan sepintas lalu dalam bentuk prosa. Sedangkan Soetomo menyebut esai sebagai karangan pendek mengenai suatu masalah yang kebetulan menarik perhatian untuk diselidiki dan dibahas.(http://flp-hk.tripod.com/id15.html)

Wednesday, 26 October 2011

Ada anak minta diboncengin? (Baca ini dulu ya ...)

Seperti biasanya, sepulang ngelesi selalu aku gunakan untuk berjalan menikmati udara sore yang cukup segar. Jaraknya tidak dekat tapi tidak cukup jauh pula. Cukuplah waktu 20 menit untuk bisa sampai ke kos lagi.
Sore ini kembali kutemui kejadian yang sebelumnya sudah pernah ku lihat. Dua anak kecil dengan pakaian seadanya terlihat baru saja diturunkan dari motor. Tepat mereka diturunkan dimana aku berada pada saat itu. Dalam hati aku berkata "Kejadian sore ini semakin memperkuatku atas kesimpulan itu". Ku sempatkan sore itu berhenti sejenak untuk mengamati apa yang akan terjadi setelah mereka turun dari motor. Astaghfirullohaladziiim, mereka berdua marah hebat kepada orang yang memboncengkannya tadi. Sampai-sampai mereka berlari untuk mengejar orang itu. Beberapa kata yang tertangkap oleh telingaku. Mereka terdengar marah karena tidak diberi uang. Aku masih terdiam melihat semua itu. Setelah mereka berlari tak terlihat lagi barulah ku lanjutkan perjalananku. Lagi-lagi jantung ini harus dibuat kaget. Terlihat mereka berdua sudah membonceng seorang gadis SMA menuju arah yang berlawanan. Sekarang sudah jelas jawaban dari pertanyaanku beberapa minggu yang lalu. Tepat juga jika dihubungkan dengan pernyataan teman-teman yang sudah mengalami kejadian yang sama. Ternyata mereka adalah anak-anak panti X yang sedang berusaha mendapatkan uang. Tidak dapat dipungkiri, anak-anak seusia mereka masih sangat memerlukan kasih sayang orang tua. Meskipun pengelola panti telah memberikan kasih sayang, sebagai seorang anak pasti mereka menginginkan hal yang lebih dari itu. Mereka tidak mendapatkan belaian mesra dari seorang ibu. Mereka tidak melihat sosok kuat dari seorang bapak. Mereka juga tidak merasakan kehangatan keluarga normal.

Monday, 17 October 2011

AIR MATA DI BALIK TOGA


Sehari sebelum jubah hitam menghiasai hari-hari bahagia
Keramaian itu seakan tlah terasa
Senyum pemakainya
Status pemilik akunnya
Cerita di balik kenangan
Semua membaur menjadi satu layaknya jutaan ikan yang meramaikan dasar samudra

Esok kan menjadi hari bahagia
Selasa, 18 Oktober 2011
Dimana-mana kan terlihat ribuan lelaki tampan berjas dan berdasi hitam
Disudut-sudut kan terbanjiri nona-nona cantik berkebaya warna-warni
Dan semua itu tak terlepas dari toga hitam penyempurnanya
Indahnya ketika beribu mata saling menatap penuh kebahagiaan berhias air mata
Air mata kebanggaan
Air mata kebebasan
Air mata persembahan bagi keduanya
Orangtua tercinta

Bunyi klik kamera dan sorot lampu ke segala arah
Seakan dengan bangga ia berkata
"Lihatlah aku ... Aku sudah sarjana"
Mengabadikan kenangan dalam selembar foto pun masih terasa hambar
Hingga bunyi klik kamera begitu mengalir tak henti bersuka ria

Selamat kakak-kakak tercinta
Bolehlah disini adik sedikit menyapa
Andai boleh mengukir cerita
Izinkan aku sampaikan "Air mata di Balik Toga"
Disini
Terduduk terselimuti hampa
Aku hanya mampu berdoa
Malam ini
Malamku
"Air mata di Balik Toga"

Saturday, 15 October 2011

Dr. Ni Luh Putu Sudiani bersama Pusat Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus

            Mensyukuri nikmat adalah hal yang mudah namun sering terlupakan. Ada kalanya manusia hanya ingat kepada Tuhannya ketika susah. Namun seakan lupa terhadap kewajibannya untuk bersyukur ketika kebahagiaan tertuju padanya.

            Rabu, 12 Oktober 2011 adalah hari yang istimewa ketika beberapa mahasiswa PGSD FIP UNNES mendapat kesempatan luar biasa untuk mengunjungi Pusat Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus (PTABK) yang terletak di Jalan Mataram No. 3 Denpasar. Sekolah yang dikoordinatori oleh Dr. Ni Luh Putu Sudiani ini baru saja berdiri tahun 2010 kemarin. Namun luar biasanya, jumlah siswa yang pada saat ini bergabung bersama PTABK Kota Denpasar sudah sejumlah 62 anak. Jenis ABK yang dilayani oleh PTABK antara lain ASD, GPPH(gangguan konsentrasi), deley speech, lambat belajar, DS, tuna daksa, dan CP. Siswa PTABK tidak hanya berasal dari berbagai tipe golongan sosial ekonomi keluarga. Setiap bulannya siswa akan mendapatkan program kegiatan yang sudah direncakan. Minggu pertama untuk SBK, minggu kedua cooking class, minggu ketiga konsultasi/ pemeriksaan dokter, dan minggu keempat adalah outing/berenang. 
            Dr. Ni Luh Putu Sudiani mengungkapkan bahwa beliau menerapkan brain domain dan brain gym dalam pembelajarannya. Penerapan brain domain didasari asumsi bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tidak mengalami fase-fase selayaknya anak normal sehingga dianggap ada beberapa sel syaraf yang tidak terbentuk. Maka dari itu dalam setiap harinya guru (biasa dipanggil bunda di area PTABK) menyempatkan waktu untuk memberi kesempatan anak merayap dan merangkak agar sel syarafnya dapat terbentuk. Selain brain domain, guru juga menerapkan brain gym bagi siswanya. Brain gym bertujuan untuk menyeimbangkan kemampuan otak kiri dan otak kanan. Jadi komunitas yang sudah terbentuk di dalam lingkungan sekolah dimanfaatkan sebaik mungkin oleh guru untuk meningkatkan interaksi antar siswa. Setiap siswa juga diberi terapi perilaku agar siswa belajar menjaga kesopanan. Misal mengucapkan salam dan tidak mengangkat rok bagi siswa perempuan.
Berikut ini adalah foto-foto yang kami ambil ketika berada di kelas PTABK
                                                    Namanya Ayu, gadis cantik yang sangat suka di foto

                                          Lima siswa ditemani oleh 2 bunda yang dengan sabar membimbing 

                                          Senam bersama

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More