This is default featured post 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Wednesday, 30 January 2013
Kartu Wasis untuk Peningkatan Berbahasa Jawa
Es Campur Dalam Kata (Dilema Pembelajaran Bahasa Jawa)
Kejadian ini tidak terjadi begitu saja. Guru tentu memiliki alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi? Karakteristik siswa sangat memperngaruhi sampai terjadinya peristiwa ini. Kebanyakan siswa yang tidak paham penggunaan bahasa Jawa mau tidak mau membutuhkan jembatan bahasa yang lain untuk memahami materi yang diberikan oleh guru. Guru sebagai fasilitator memiliki peran untuk menciptakan pembelajaran Bahasa Jawa yang menyenangkan sehingga siswa dapat mencapai tujuan. Namun pada kenyataannya, tetap saja penggunaan bahasa Indonesia ikut bercampur dalam pembelajaran Bahasa Jawa ini. Bukan berarti guru tidak dapat berbicara Bahasa Jawa dengan baik dan benar. Namun, tanpa bahasa es campur ini siswa akan lebih kesulitan dalam mencapai kompetensi yang seharusnya dicapai.
Peristiwa ini saya alami juga ketika berstatus sebagai guru PPL di salah satu SD negeri di kota Semarang. Beberapa kali saya mengajar Bahasa Jawa namun hasilnya kurang maksimal. Sebagai guru saya sudah mencoba untuk menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar. Pemilihan tembung-tembung (kata-kata) yang paling sederhana sudah saya gunakan namun siswa masih banyak yang bertanya
"Bu, itu tadi artinya apa?"
"Bu, ngerjainnya pakai bahasa Indonesia saja ya"
Bahkan tidak hanya itu, rusaknya bahasa juga terlihat ketika mereka mencampuraduk antara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.
"Bu, ngerjainnya ngeten?"
"Bu, kula ambek XXXXX mawon nggih"
Pemilihan bahasa lisan seperti tersebut di atas kadang tidak disadari ketika mendengarnya. Namun ketika sudah menghadapi bahasa tulis, berbagai bentuk es campur penggunaan bahasa sangatlah terlihat. Apa yang terjadi dengan bahasa kkita?
Mari berbagi solusi ....
Wednesday, 9 January 2013
SKRIPSI ITU RACUN (Sedikit berbagi pengalaman "Ayo lawan Skripsi")
Tuesday, 25 December 2012
Menjemput Harapan
Monday, 15 October 2012
EGRA USAID PRIORITAS
Hati ini sangat bahagia. Semoga ke depannya EGRA memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. Mari berkontribusi di provinsi masing-masing. Salam semangat EGRA :-)
Tuesday, 11 September 2012
DONGENG SI KANCIL: KAJIAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS SASTRA
Saturday, 1 September 2012
PGSD FIP Unnes adalah Anugerah
PGSD merupakan singkatan dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sesuai singkatannya jurusan ini merupakan tempat bagi seseorang untuk belajar menjadi guru Sekolah Dasar. PGSD juga merupakan salah satu jurusan unggulan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Semarang. Pada dasarnya PGSD dikatakan unggulan karena setiap tahunnya jumlah pendaftar PGSD selalu berada pada urutan teratas dari segi kuantitas.
Berbagai keunikan akan di dapatkan ketika seseorang memasuki PGSD. Bisa dikatakan lebih dari unik, banyak orang yang shock dan terkesima ketika mereka mengetahui bahwa kampus PGSD UNNES ternyata terpisah dari kampus pusat yang ada di Semarang. Kampus PGSD FIP UNNES terpisah ke dalam dua bagian, di Semarang dan Tegal. Kampus PGSD UNNES Semarang beralamatkan di Jalan Beringin Raya No.15 Wonosari, Ngaliyan. Sedangkan kampus PGSD UNNES Tegal beralamat di jalan Kol.Sugiono 17 Tegal. Alhamdulillah, sejak 2 tahun yang lalu Allah memberikan kesempatan bagi saya untuk belajar di kampus PGSD UPP Semarang.
Jujur saja, awalnya kaget ketika pertama kali melihat keadaan kampus yang jauh berbeda dengan keadaan kampus pusat yang ada di Sekaran. Tapi setelah beberapa lama berada disana. Hanya perasaan nyaman dan kenikmatan yang dirasakan. Terkadang perasaan iri ingin memiliki kampus seperti di Sekaran memang dirasakan. Tapi, setelah saya pikir-pikir. Kampus yang sekarang memang sesuai bagi calon guru sekolah dasar. Rasa kekeluargaan sangat terasa di lingkungan kampus PGSD. Tidak hanya antar mahasiswa. Namun antara lembaga kemahasiswaan HIMA, KSR PMI, PRAMUKA, dan ROHIS FIRDAUS semuanya menyatu dengan satu tujuan untuk memajukan PGSD tercinta. Alhamdulillah tahun ini PGSD sudah mendapatkan akreditasi B oleh BAN PT.
Dapat dikatakan mahasiswa PGSD adalah mahasiswa multitalent. Mengapa saya dapat berkata demikian? Mahasiswa PGSD tidak hanya mempelajari materi Matematika, IPA, IPS, Bahasa, PKn, dan Agama saja. Namun berbagai ketrampilan juga wajib dikuasai oleh mahasiswa PGSD. Diantaranya adalah Penjaskes, Seni Drama Tari, Seni Musik, Seni Rupa, dan KTK. Saya yakin hanya jurusan PGSD yang dapat merasakan berbagai ketrampilan ini dalam satu jurusan saja.
PGSD merupakan anugerah. Karena disinilah saya bisa bertemu dengan dosen-dosen yang dengan sabar membimbing saya dalam mengikuti perkuliahan. Kutemukan juga sahabat sejati, kakak-kakak yang kucinta, dan rekan-rekan organisasi yang memberiku banyak pengalaman yang belum pernah kutemukan sebelumnya. Sempat terpikir dengan kondisi kampus yang terpisah seperti ini saya tidak bisa mengembangkan hobi untuk menulis. Tapi saya salah besar. Justru disini jalan untuk belajar menulis terus terasah dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan baik dari lembaga universitas maupun lembaga luar universitas. Subhanallah, hari-hariku semakin hidup untuk selalu belajar disini.










